Bagaimana rasanya penganten baru ketika malam tiba? Ya, seperti itulah yang dipikirkan Freya. Beberapa hari ini Freya sering berpikir yang aneh-aneh, terutama saat malam hari. Sedikit takut jika Pak Reza akan menyerangnya saat ia sedang lengah. Rasanya seperti pertempuran saja. Tapi rasanya hal itu tidak berlaku bagi Pak Reza. Sepertinya laki-laki itu pikirannya tidak aneh-aneh seperti Freya. Ia terlihat sangat santai bahkan kelewat santai. Sehabis makan malam laki-laki itu malah menyibukkan diri di perpustakaan pribadinya. Berkencan dengan buku-buku daripada bermesraan dengan istrinya. Freya sungguh tak habis pikir, kenapa pula laki-laki itu menikahinya kalau lebih menyayangi buku-bukunya. "Kenapa dia nggak kawin aja sih sama tuh buku!" Sehabis mencuci piring, Freya segera menyusul sua

