Yuri membaca dua lembar tulisan tangan Mulya berisi hal-hal yang menjadi keresahannya dua hari ini. Psikolognya lah yang menyarankan agar Mulya menuliskan tiap hal yang menganggu pikirannya ke kertas agar hal-hal tersebut tidak hanya berputar-putar di kepalanya. "Saat itu yang aku pikirin cuma gimana caranya aku bisa tidur supaya besok bisa kerja, padahal aku sangat tahu itu obat apa," ungkap Mulya. Yuri beralih ke lembar ketiga. Dari tanggalnya Mulya menuliskan tanggal hari kemarin. Di situ Mulya hanya menulis satu tiga kalimat yang dia tulis berulang hingga hampir memenuhi satu halaman yaitu, 'Yuri tidak mau merayakan ulang tahunnya denganku, terima saja kenyataan Yuri tidak mau rujuk, apapun yang aku lakukan nggak akan dia lihat'. Ditelusuri ke bawah, ternyata ada satu kata pendek

