56 | Cinta Pandangan Pertama

1663 Words

Kadang Mulya masih tidak percaya dirinya akan menjadi seorang Ayah. Teman-temannya yang sudah lebih dulu punya anak kerap mengeluhkan ngidam istri mereka yang tidak masuk akal dan curiga mereka sengaja meminta ini itu hanya untuk mengerjai, bukan benar-benar bawaan bayi. Atau terheran-heran melihat label harga baju dan keperluan bayi yang jauh lebih mahal dari baju orang dewasa. Kemudian ada satu waktu mereka akan melupakan semua keluhan itu, yaitu ketika baru menemani istri mereka menjalani pemeriksaan rutin kehamilan. Sedangkan Mulya belum pernah mengalami semua itu, barang satu pun. Mulya hanya tahu bayinya sehat, perkiraan lahir tanggal sekian, dan berjenis kelamin perempuan. "Kamu kira ngurus bayi itu gampang?" seru Mama saat Mulya mengatakan Yuri menyerahkan pengasuhan anak mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD