73 | Lagipula, Ini Belum Seberapa

1144 Words

Mulya menyesap wine-nya dengan tenang. Ia memakan makanan yang terlanjur terpesan dengan irisan serta siapan elegan. Sepintas ia seperti orang urban yang tengah me time, tidak akan ada yang menyangka bahwa ia adalah lelaki matang kesepian. Apa yang bisa Mulya lakukan selain pasrah menerima sesuatu yang ia tunggu dan harap-harap dengan tidak sabaran harus tertunda dengan alasan Yuri ada urusan lain. Kecewa, tentu saja. Ingin protes, pastinya. Namun Mulya lebih memilih menekan perasaan itu, karena Yuri mungkin memang sengaja membatalkan temu mereka untuk membiarkannya merasakan apa yang dulu dia rasakan. Biarlah ini jadi bagian dari karma yang harus Mulya lalui dalam perjalanan menebus kesalahannya. Lagipula, ini belum seberapa. *** Yuri menghela napas sambil meletakkan ponselnya kemba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD