87 | Pelan-Pelan

1561 Words

Setelah melalui proses lepas obat yang sungguh menyakitkan dan tidak instan, Mulya perlahan-lahan mulai terbiasa dengan diirnya yang baru. Dokter mengatur pengurangan dosis bertahap.  Sebulan pertama adalah masa terberat, keseimbangan emosi Mulya belum stabil, terkadang ketakutan-ketakutan itu datang dan setiap kali itu terjadi, Mulya pasti akan menghubungi Yuri, sekadar untuk memastikan bahwa Yuri mash menunggunya. Jika perasaannya belum membaik juga, Mulya akan mengalihkannya dengan berolahraga atau memasak meski kadang kala tidak termakan. Motivasi besar, membuat tekad Mulya besar pula. Mulya kira, setelah keluarganya tau keadaannya, sikap mereka akan berubah perhatian berlebihan dan memerlakukan Mulya layaknya anak kecil atau orang sakit. Ternyata tidak, nyaris tidak ada yang berubah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD