CHAPTER 4

461 Words
Bella masuk kedalam rumahnya Baru menutup pintu ia dikagetkan dengan kehadiran Evelyn,adiknya, yang sudah menunggunya di depan pintu. "Lyn, kamu ngagetin kakak aja..." ucap Bella Evelyn tersenyum, matanya nakal ingin menggoda Bella "Cowok ganteng di depan siapa kak? pacar kak Bella ya?" ledek Evelyn "Teman" jawab Bella singkat sembari berlalu meninggalkan adiknya yang hobby sekali menggoda Bella "Teman apa teman...." "Apa sih Lyyyyynnnnnn....." Bella mempercepat langkahnya menaiki tangga menuju kamarnya. "Bunda....kak Bella punya pacar...." teriak Evelyn meledek Bella memutar tubuhnya melihat kearah adiknya yang usil itu sembari membulatan matanya. Evelyn terkekeh puas melihat ekspresi kakaknya. *** Sepulang mengantarkan Bella, Renno bertemu Gerald di kafe tempat mereka biasa nongkrong. "lu bener jadian sama si lesbon itu bro?" tanya Gerald penasaran Renno tersenyum mendengar petanyaan sahabatnya itu. "Terus Sydney gimana?" lanjut Gerald "lu kan tau kalau gua gak ada hubungan apa apa sama Sydney. Kalau lu mau, lu bisa deketin si Sydney"jawab Renno "Sydney mana mau sama gua bro? Orang dia cintanya sama elu!" "Gua udah punya Bella bro...." Dan jawaban Renno membuat Gerald semakin berbunga bunga *** Bella merapikan rambutnya didepan cermin. Rambut ikalnya ia ikat ekor kuda agar rapi. Tak lupa ia memakai jaket sweaternya yang berwarna merah muda untuk melengkapi penampilannya. "Bella berangkat sekolah dulu bunda" Pamit Bella sembari mencium punggung tangannya ayahnya. Sementara Evelyn mengikuti kakaknya dibelakang. Kakak adik itu memang sering bertengkar, tapi pertengkaran kakak adik itu mempererat tali persaudaraan dan kekompakkan mereka. Saat Bella keluar dari gerbang rumahnya, Renno sudah menunggu di depan sambil duduk santai di atas motornya. Evelyn yang mengenali pria itu karena kemarin memang dia mengintip Bella saat Renno mengantarnya pulang, seketika tersenyum bahagia sambil mencolek punggung kakaknya. "Kak, itu bukannnya cowok yang kemarin? benerkan...dia pacar kakak...." bisik Evelyn Wajah Bella memerah, entah mau jawab apa pada adiknya "Apaan sih de...sana kamu berangkat sendiri." jawab Bella ketus Renno yang melihat Bella keluar dari gerbang rumahnya, tersenyum manis menyapa kakak adik itu. "Ayo Be, kita  berangkat" ucap Renno sambil memberikan helm pada Bella "Cieeeeeeee" Evelyn meledek lagi sambil tertawa puas "Hati hati mas...kakak aku kadang suka gigit. Belum jinak dia." ucap Evelyn Bella yang sudah dibuat kesal pagi pagi oleh adiknya itu hanya bisa melotot sambil menggeram kesal "Duluan ya..." pamit Renno pada Evelyn Evelyn mengangguk sambil melambaikan tangan tanpa di balas oleh Bella. "Adik kamu ya Be?" tanya Renno "hm.."Bella malas meladeni omongan Renno karena sudah terlanjur kesal. *** Tak lama mereka sampai di sekolah. Begitu motor sport yang dinaiki Renno dan Bella masuk melewati gerbang sekolah, seluruh mata memandang ke arah mereka dengan tatapan aneh. Karena memang terlihat bahwa mereka memang bukan pasangan yang serasi. Renno yang parasnya ibarat titisan dewa itu, berboncengan dengan Bella yang notabene nya ordinary girl. Ini baru hari pertama, entah hari hari berikutnya apa yang akan terjadi. ***
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD