Hingga setengah jam kemudian Kevinpun mulai sadarkan diri. Kevin mulai membuka matanya perlahan. Dihadapannya terlihat Mita yang sedang duduk. Kevin memegang kepalanya. “Alhamdulilah, akhirnya kamu sadar juga vin,” kata Mita yang melihatnya. Mita mulai membantu Kevin untuk bangun dari pembaringannya. Salah seorang lain langsung memberikannya segelas teh hangat. Mitapun segera menggapai gelasnya dan membantu Kevin untuk minum. “Bagaimana keadaanmu vin?” tanya Mita. “Apa dia sudah pergi dari sini?” tanya Kevin akan keberadaan banci itu sambil menoleh kanan dan kiri. “Kamu tenang saja, dia sudah pergi sejak tadi.” “Kamu tidak bohong kan?” “Tidak.” “Gimana Mba temennya?” tanya salah seorang disana. “Sudah sadar Mas. Makasih bantuannya,” kata Mita. “Saya ingin pulang sekarang,” pinta

