Darius yakin dia tidak salah melihat. Perempuan yang baru saja menabraknya dari belakang itu adalah Kansa. Istri Sultan. Pria itu masih memperhatikan punggung yang semakin lama semakin mengecil, kemudian menghilang setelah gadis berhijab itu berbelok. Penasaran, Darius membelokkan langkah berniat untuk menyusul Kansa. Dia ingin memastikan perempuan itu benar-benar Kansa. Istri mantan sahabatnya. Langkah kaki Darius sudah terayun ketika sebuah suara terdengar memanggil nama pria tersebut. “Darius!” Membuat ayunan kaki Darius dengan sendirinya berhenti. Pria itu memutar kepala. Mendesah kala hampir saja melupakan tujuannya datang ke restoran tersebut. Menyingkirkan rasa penasaran pada gadis yang ia yakini Kansa, Darius berbalik. Tersenyum sembari kembali mengayun kedua kakinya. “Maaf, sa

