Bab 85.

1834 Words

Kansa dibuat bingung oleh sikap Sultan. Entah namanya protektif atau mengekang. Bisa-bisanya Sultan yang sesibuk itu dengan segala macam bisnisnya—justru menjadi sopir pribadi untuknya. Biasanya berangkat kerja paling lambat yang 8, pria itu menunggunya untuk berangkat bersama. Jam sembilan. Setelah Kansa selesai urusan dengan Niken serta Adam, jam 2 siang—Sultan datang menjemputnya. Membuat Niken dan Adam mulai curiga. Lalu, hari berikutnya saat Kansa ada acara lagi ke kampus, Sultan juga mengantarnya. Menjemput lalu mengantarkan Kansa kembali ke rumah sebelum pria itu ke kantor lagi. Hal tersebut membuat Kansa akhirnya merasa tidak leluasa keluar rumah. “Hari ini mau berangkat jam berapa?” tanya Sultan seraya berjalan menghampiri Kansa yang sedang merapikan tempat tidur. “Hari ini ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD