"Dirimu membuatku menyadari" “Ua, kok Pak Ganendra belum datang ya?” tanya Dinda yang sedaritadi menunggu tanda-tanda pria pujaannya. Anwar yang sedang menunggu mobil sewaan yang akan membawa keluarganya ke restoran menghela nafas frustasi. Ia benar-benar bingung harus menjawab apa. “Sudahlah Dinda, mungkin Pak Ganendra ingin istirahat.” Dinda cemberut. “Tapi tadi Ua udah ajakin Pak Ganendra kan?” “Pasti sudahlah Dinda, maklumin saja, Pak Ganendra kan ke sini bukan untuk liburan, apalagi seperti Uamu, kegiatan di sini sangat padat.” Ucap Ua Santi istri dari Anwar sambil merangkul lembut Dinda. “Sudah-sudah, kita berangkat sekarang! Mobilnya sudah datang.” Ucap Anwar sambil berjalan menuju mobil avanza hitam yang baru saja berhenti di depan lobby. Ganendra yang sedaritadi bersembunyi

