24

2335 Words

Rachel merasa lelah meski hanya beberapa jam dipesawat, perutnya yang tak tenang karena ia tak makan sejak pagi membuatnya lemas dan tak bertenaga. Bahkan pijatan Arga di kepalanya pun seperti tak membuahkan apa-apa. Belum lagi saat ini mereka harus menempuh perjalanan yang tidak terlalu panjang namun seperti akan sedikit lebih lama karena tertahan oleh macet, meski tak terlalu lama. Helaan nafas Rachel yang kesekian kalinya membuat Arga kembali menoleh kearah wanita itu lalu tangannya lagi-lagi memijit kening Rachel. Ia juga ikut tak tenang karena istrinya itu sudah mengeluh lewat helaan nafasnya sejak tadi, meski tidak langsung menyampaikan keluhannya kepada Arga "Sabar ya, jalan sedikit macet. Nggak lama lagi kok" saran Arga. “Iya Mas, padahal biasanya nggak begini kok” ujar supir ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD