25

2150 Words

Arga mengerjapkan mata beberapa kali saat mendengar suara cekikikan dari sebelahnya. Tangannya meraih pinggang Rachel dan memeluknya dengan erat. Bibirnya mencium lengan Rachel lalu kembali melanjutkan tidurnya karena ia masih malas untuk bangun dari ranjang yang terlalu nyaman untuk ia tinggalkan. Padahal sebelum mengenal Rachel, ia tak begitu suka dengan yang namanya ranjang, tetapi setelah mengenal wanita itu, rasanya ranjang adalah tempat yang paling membuat moodnya jadi bagus. "Jangan nempel gini ih, aku lagi video call sama temen-temen, nanti mereka lihat" ujar Rachel agak menjauh dari kamera ponselnya saat menegur Arga, namun ternyata teman-temannya masih dapat mendengar ucapannya. Arga tak mengindahkan ucapan Rachel dan tetap memeluk istrinya itu. "Lihat apa?" tanya Megan yang me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD