#30

1293 Words

Erik terlihat menahan marah sedang Pandu yang menahan tawa. "Kau kira aku .... aku masih normal, aku bisa membuat Tiara hamil seandainya aku memang mencintainya," ujar Erik mendekatkan wajahnya pada Pandu, dan suaranya dibuat selirih mungkin kawatir penumpang yang lain terganggu. "Iya iyaaa aku percaya baaang," ujar Pandu menepuk bahu Erik perlahan. Dan Erik berdecak menatap Pandu. *** Memasuki bulan ke lima kehamilan Kiara, ada yang mulai berubah dari badan Kiara perutnya mulai terlihat, biasanya sangat rata, Kiara mulai merasa ada yang mengganjal, celana jinsnya sudah mulai tak bisa ia paksakan. Malam menjelang tidur ada kebiasaan baru Pandu, ia mulai terbiasa mengelus perut Kiara dan sering berbicara pada bayinya, Kiara sering tertawa mendengarnya. Dan yang paling tidak Kiara s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD