#31

1339 Words

"Ada apa sayang kok dari tadi kayak sedih aja,  apa babynya mau ditengokin lagi sama papanya," goda Pandu dan Kiara mengerucutkan bibirnya. Pandu memeluk Kiara dan menciumi rambutnya. "Itu loh mas, kak Tia,  tadi kasian banget, kan traumanya lebih parah dari aku, kadang kalau ada kejadian pemicu maka akan mudah mengingatkan pada traumanya lagi,"ujar Kiara terlihat resah. "Trauma, gimana ceritanya, kok kamu malah ikutan sedih?"tanya Pandu penasaran lalu Kiara menceritakan semuanya. Pandu benar-benar kaget dan tertegun, makanya meski berusaha ceria,  kadang masih terlihat sikap grogi dan minder pada diri Tiara,  mungkin karena ada cerita kelam di balik masa lalunya. "Untung kak Erik tadi tanggap, langsung manggil aku agar aku menemin kak Tia dulu, dan alhamdulillah kak Erik tadi jadi ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD