Tubuh Olivia masih terasa gemetar, belum bergerak, ia masih menatap suaminya. Menatapnya yang sedang memeluk tubuh Debra yang bersimbah darah untuk beberapa lama sebelum meletakkannya di atas tanah basah. Olivia menarik napas dengan begitu dalam, perasaannya bercampur aduk, tak karuan dan ia ingin menangis. Malam yang bagai mimpi buruk, semuanya terjadi diluar kendali. Olivia tak pernah mengira hal ini akan terjadi. Ia dan senjata, hal gila yang tak pernah Olivia pikirkan. Tapi tak ada pilihan lain. Olivia tak ingin membayangkan apa yang akan terjadi setelahnya. Olivia masih menggenggam senjata milik Debra di tangan kanannya. “Berikan senjatanya padaku, Liv.” James meminta sambil mengulurkan tangannya ke hadapan Olivia. James telah berdiri, berjalan mendekat ke a

