“Di mana dia, Madre?” tanya James tak sabaran saat ia memasuki rumah Merida. James berjalan menuju kamarnya. Mengabaikan sang ibu yang memanggilnya. Merida mengekor di belakang langkah James. “James,” panggil Merida tepat saat James hendak membuka pintu kamar. James menoleh, menatap Merida dengan penasaran. Napas Merida terdengar kembang-kempis. “Ada apa? Apa ada yang tidak beres?” tanya James curiga. Merida membalasnya dengan senyuman. “Sepertinya kau harus membujuknya untuk ke dokter.” Kening James berkerut menatap Merida yang tampak khawatir dengan keadaan Olivia. “Aku akan melihatnya.” James langsung membuka pintu kamar dan mendapati Olivia yang masih meringkuk di balik selimut. Olivia yang tampak tenang. Rambut coklat

