Episode 18

1051 Words

Lalu sekarang, untuk apa aku membantunya, meski jujur aku juga bukanlah orang yang terbiasa menuruti hawa nafsu dendam, tetapi untuk memaafkan dan melupakan perbuatan Yuni padaku begitu saja, aku belum punya kemampuan untuk itu. "Bu, ibu tega banget ternyata ya sama orang yang sedang susah seperti saya ini! Ibu kejam! Saya sudah susah begini, tapi ibu bukannya kasihan, malah tega mengusir saya seperti sini! Nyesal saya datang ke sini kalau hanya mendapatkan penghinaan dari ibu begini! Tadinya saya pikir ibu itu wanita yang lembut dan penuh pengertian, sehingga saya memberanikan diri datang ke sini, tetapi ternyata saya salah! Ibu ternyata lebih kejam dari seorang pembunuh berdarah dingin!" sentak Yuni tiba-tiba dengan nada keras. Aku mendongakkan wajah mendengar perkataan gadis di depank

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD