Bosan

1362 Words

Pagi itu suasana rumah keluarga Beaumont terasa hening sekali. Hujan yang turun sejak semalam sudah reda, menyisakan udara sejuk dan sinar matahari yang menyelinap masuk lewat celah jendela besar di ruang tengah. Namun ketenangan itu justru membuat Ansel makin gelisah. Ia menjatuhkan tubuhnya ke sofa empuk sambil memeluk bantal guling erat-erat, lalu mengembuskan napas panjang. "Bang..." panggilnya pelan. Alex yang sedang menatap layar ponsel di seberang sana mendongak. "Hm? Kenapa?" "Kita capek nggak sih kalau harus terus-terusan di rumah begini? Rasanya pengen keluar sebentar aja nggak bisa," keluh Ansel dengan nada lelah. Alex mengangguk pelan sambil menyimpan ponselnya di meja. "Iya, Abang juga rasanya begitu. Mau ke mana pun rasanya nggak leluasa." "Di luar sana wartawan masih pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD