Intimidasi

1572 Words

Pagi hari setelah badai berlalu, kami mendapat kabar kalau Tuan besar telah sadar dari koma. Dengan terburu-buru aku menyiapkan Kela dan X, juga pakaian suamiku. Reva tidak terlihat batang hidungnya, mungkin mencari sarapan di luar. Sekalipun kami memiliki cukup banyak pelayan saat ini, kebiasaan-kebiasaan untuk tidak dilayani tetap ada. Aku melihat raut wajah tuan muda sedikit tegang, dia berada di antara kebencian tapi kasihan. Benarkah tuan muda mampu membenci ayahnya sendiri? Ada yang mengatakan darah lebih kental dari air. Begitu sampai di kediaman utama, Nyonya Besar dan Elysa telah terlihat melayani Tuan besar. Elysa dengan telaten melayani tuan besar yang masih ditempeli selang infus. Melihat kedatangan kami, tuan besar meminta Elysa menghentikan suapan itu. Nyonya besar tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD