Pertikaian menerpa hidupku tiada henti, ada yang bilang kalau selama manusia bernafas, pasti ada masalah. Pertanyaannya? Bagaimana manusia mengetahui kalau tidak ada masalah sesudah kematian? Akhirnya aku mengikuti keinginan tuan muda untuk mempekerjakan dua baby sitters, untuk Kela dan X, masing-masing. Tentunya kami tetap memantau dari CCTV, di zaman sekarang ini, sulit untuk percaya begitu saja pada orang lain. Aku berharap Reva segera pulang, setidaknya aku memiliki tempat untuk berbagi. Saat Kela lahir dulu, aku nyaris saja berpikir tidak mau memiliki anak lagi. Hanya saja manusia memang tidak bisa menentukan keinginan sendiri, seperti manusia tidak mampu mengendalikan hatinya. Aku seketika bersyukur ada X, di masa yang akan datang Kela akan memiliki tempat untuk berbagi cerita. Ak

