Aku membuka pintu, melihat sosok bertubuh tinggi dan tampan di depan rumah. Aku jelas ingat namanya, Clay. Adik tiri Emmeric. Dia tersenyum manis, tetapi siapa yang bisa mengetahui apa yang dia maksud dibalik senyumnya? "Halo Kak Selma." Dia menyapa. Katanya dia bermusuhan dengan Emmeric sedari kecil, lalu kenapa dia muncul di hadapanku. Membawakan boneka yang besar untuk Kela. Aku mengucapkan maaf, tidak bisa menerima hadiah itu. Clay mengangguk dan tersenyum, dia kemudian mengirim salam pada Reva. Aku jadi berharap Reva lebih baik dengan Hu ketimbang pria itu, bagaimanapun dia adik Emmeric. Sungguh ironis, seandainya Reva menjalin hubungan dengannya. Clay pergi begitu saja, membuatku heran. Dia tidak tampak memaksa, ternyatata pikirannu salah. Clay sangat gigih. Dia datang membawaka

