35

1002 Words

"Woi, bentar-bentar, lihat, deh itu, bukannya Mahesa ya?" celetuk Margareta. Margareta benar, ada sepasang manusia yang tengah berdansa di tepi pantai. Saat itu juga Dean menyentuh kalungnya. Melihat kenyataan yang ada, lelaki itu mual dan memuntahkan seluruh isi perutnya. Dean membungkuk, memegangi perut setelah sebelumnya lelaki itu berlari menuju pojokan dekat pohon kelapa. Benar adanya, orang yang sedang jatuh cinta merasa dunia milik berdua. Begitu juga dengan Mahesa. Lelaki itu bahkan tidak menyadari ketika temannya ada di sana. Bahkan Dean sampai muntah-muntah hampir pingsan. "Lo masuk angin apa gimana, sih, tadi kan nggak apa-apa?" tanya Margareta. Valen merasakan kejanggalan yang terjadi pada Dean setelah dia melihat Dean menyentuh kalungnya, untuk itu dia segera menepuk p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD