Orang sok tahu macam kamu, harus segera disingkirkan, batin Tara dengan pandangan tajam ke arah pria tua yang telah menjauh ke arah tikungan. "Auch!" Terdengar jerit kesakitan Esih. Tara buru-buru berlari masuk rumah. Tara membaca mantra lalu memukul daun pintu sebanyak tiga kali. Ajaib! Pintu langsung terbuka sendiri. ••••~•••• Pukul 9 pagi Esih berjalan gontai keluar dari dalam pasar. Wanita cantik ini menenteng sebuah tas yang penuh dengan belanjaan. Kang Engkus yang sedang duduk di sebuah warung tenda melihatnya. Ia buru-buru membayar kopi yang baru diserubut separo. Seusai membayar, pria tua ini buru-buru mengejar Esih. "Esih!"panggil Kang Engkus saat melihat istri Tara keluar dari sebuah toko. "Eh, Kang Engkus. Pagi-pagi sudah ada di pasar, enggak ngantuk, Kang?"tanya Esih s

