ESIH TAKJUB HIDUP DANIA

1255 Words

"Ada berapa pegawai di rumah ini?" Esih bertanya sembari melihat ke depan. Mobil bergerak masuk menuju karpot. "Ada empat laki-laki dan enam orang perempuan. Itu sudah termasuk kami berdua, Non," jelas Bik Sarti sembari menatap majikan wanita yang agak berbeda di matanya. "Banyak sekali!"seru Esih yang terkejut lalu berdecak beberapa kali. Ia menatap bangunan rumah berlantai dua yang kini ada di hadapannya. "Ada berapa orang yang tinggal di sini?"tanya Esih dengan kedua kornea membulat sempurna. "Non, Tuan Hendrik dan semua pegawai," urai Bik Sarti datar. "Benarkah? Sudah berapa lama kalian bekerja di sini?" "Kami sudah bekerja lebih dari sepuluh tahun." "Wow, sangat mengagumkan!" Entah mengapa secara tiba-tiba gaya bahasa Esih pun berganti kekinian. Ia jadi terkejut sendiri akan ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD