SULING BERAROMA DARAH

1036 Words

Euis mengendarai motor ke arah depan dan tidak lupa mampir ke toko untuk berpamitan kepada Tara. Kang Engkus menatap kepergian wanita berkulit hitam tersebut dengan tersenyum. Pria tua ini berencana sepulang kerja akan mampir ke rumah Euis untuk membahas tentang Esih. Dalam perjalanan pulang hati Euis agak lega karena Esih sudah mau untuk diantar ke ustaz. Tanpa disangka-sangka, motor yang dikendarainya terasa berat. Euis melihat ke kaca spion, tampak seraut wajah yang dikenalnya tetapi samar-samar. Bulu kuduk Euis meremang. Wanita ini menoleh ke arah belakang dan tak ada siapa pun. Namun, Euis merasakan ada yang aneh dengan jalan yang dilewatinya. Kendaraan roda duanya seakan-akan berputar-putar di jalan yang sama. Sementara itu, bulu kuduknya berdiri semua. Hati Euis diserang rasa tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD