Ivan kembali fokus bekerja, entah kebetulan atau tidak kehadiran Viona seperti Dewi Fortuna baginya. Ia kembali mendapatkan tender dengan nominal yang lebih besar dari sebelumnya. Namun, Ivan tidak mau mempercayai akan hal itu, meskipun kenyataannya demikian. Ia tetap yakin apa yang didapatkan adalah hasil dari kerja kerasnya selama. Namun, sekarang keuntungan bersih perusahaan tidak bisa dinikmati sendiri lagi. "Aku tidak boleh senang dulu karena ada kemungkinan sebagai tunangan Viona, Regan berada di balik semua ini," lirih Ivan yang harus tetap waspada. Jujur ia masih tidak tahu apa tujuan Viona sebenarnya. Ivan tahu The Power Company adalah perusahaan besar, kalau tidak punya maksud terselubung buat apa Viona menjadi pemegang saham. Dia bisa membeli saham perusahaan lain. Ivan mera

