"Ayo berikan, takut aku tahu kamu bicara sama siapa tadi?" desak Ivan kemudian. "Maaf Pak, saya cuma bicara sama ibu di kampung," elak Mbak Diah sambil menunduk. "Memangnya kamu nggak ada kerjaan. Sampai ngomongin rumah tangga majikanmu sendiri?" tanya Ivan dengan kesal karena rumah tangganya jadi bahan gibahan sama Diah. Diah yang merasa bersalah kembali berucap, "Sekali lagi maaf Pak, saya janji nggak akan melakukannya lagi." Ivan tampak menghela nafas panjang. Andai tidak ingat asisten lama dan ingin menanyakan sesuatu mungkin sudah dipecat. "Ya sudah, kali ini aku maafkan. Tapi kamu sekarang katakan dengan jujur. Nyonya di rumah ngapain saja?" tanya Ivan yang mulai menyelidiki. Diah langsung menjawab apa adanya , "Nyonya tidak pernah melakukan pekerjaan rumah Pak." "Selain

