Dean belum mau punya anak. Setidaknya itu yang dapat Naya simpulkan. Dean selalu mengeluarkan di luar. Setiap kali belanja, pria itu juga akan membeli beberapa k****m. Tapi Naya belum berani menanyakan langsung. "Kenapa cemberut gitu?" Naya berhenti melamun mendengar suara Alder. "Suami kamu udah nunggu di depan, tuh." "Oh, oke, makasih, Mas." Naya bergegas mengemasi barangnya dan berjalan keluar. Hari ini dia malas memakai mobil, jadi Dean yang mengantar jemput. "Udah lama nunggu, ya?" "Nggak, kok." Dean tersenyum begitu melihat wajah istrinya. "Mas, aku mau nanya sesuatu." "Nanya soal apa?" "Kamu suka anak-anak nggak?" "Biasa aja, sih. Kenapa?" "Nggak, aku cuma..." "Kita mampir restoran dulu ya, ada yang ketinggalan." "Oke." Naya memendam niatnya untuk menanyakan per

