BAB 18

1373 Words

“Malam ini kita melupakan status GM dan Asisten. Cuma ada Oliver dan Audrey.” Audrey menoleh cepat dari jendela mobil. Senyap yang tadi menyelimuti kabin SUV mewah itu pecah saat Oliver memutar kemudi dengan gerakan lincah, membelokkan arah kendaraan jauh dari rute jalan pulang biasa menuju pemukiman mereka. Di depan sana, pendar lampu warna-warni menyala terang benderang di tengah lapangan terbuka. Deru musik pop lokal, hiruk-pikuk suara pedagang, dan aroma gurih makanan bakar memenuhi udara malam. “Oliver, kita di mana ini?” tanya Audrey, memiringkan kepala dengan alis bertaut. “Ini kan ... pasar malam?” “Tepat,” sahut Oliver santai. Pria itu mematikan mesin mobil setelah berhasil memarkirkan kendaraannya di area parkir darurat yang beralaskan tanah keras. Ia melepas dasi kelabunya, m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD