BAB 17

1588 Words

“Ini bukan kesalahan pengiriman barang, kan?” Audrey berdiri terpaku tepat di depan meja kerjanya. Matanya membelalak menatap sebuah buket bunga mawar putih berukuran raksasa yang menyebarkan aroma harum segar di udara. Di samping buket megah itu, tergeletak sebuah kotak beludru hitam berhiaskan pita perak. Saat Audrey melangkah mendekat dan membuka penutup kotak beludru tersebut, napasnya tertahan sejenak. Di dalamnya tertata rapi satu set alat tulis eksklusif—sebuah pena berlapis emas tipis dengan ukiran nama yang sangat halus dan presisi di batangnya, Audrey Permata. Monica yang melintas di dekat sana langsung bersiul rendah seraya mencondongkan badan. “Wah, definisi pembungkaman gosip paling elegan sih ini! Kiriman dari lantai dalam?” Audrey mengusap ukiran namanya pada batang pena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD