"Kak? Nggak mau nganterin aku ke sekolah lagi, nih?" "Nggak." "Ih, kemaren aja baik! Kok sekarang balik jahat lagi?" "Nggak pa-pa." "Kak ...?" "Kakak!" Ara memanggil Andrew secara terus-terusan. Memaksa Andrew untuk menanggapi panggilannya. "Apa, sih? Kok manggil-manggil terus!" "Kakak kenapa, sih? Aneh, deh! Kemaren baik! Semalem lesu! Terus sekarang judes! Mau nya apa!?" cecar Ara, sewot. "Ya terserah Kakak, dong!" Andrew membalas dengan tidak kalah sewotnya, "Bawel banget sih jadi cewek!" "Kok Kakak ngomongnya gitu? Aku kan nanya gitu karena peduli sama Kakak!" "Anak kecil nggak usah ikut-ikutan, deh!" "Bodo amat! Dasar kakak jelek!" "Bodo amat! Dasar adik bawel!" - Edgar mengembuskan napasnya pelan, wajahnya tak bersemangat memikirkan kejadian kemarin. 'Itu aku ditembak

