Dan selama setengah jam menunggu, montir tak kunjung datang, Edgar terpaksa mendorong motor keramatnya bareng Andrew karena tadi Andrew ke sini naik taksi. Edgar rasanya pengen nyeburin dirinya sendiri ke air anget, biar enak katanya. Kalo air panas takutnya melepuh. Halah! Kenapa dia pengen nyeburin dirinya sendiri ke air pan—anget? Ya, karena sekarang dia ada di posisi tercanggung. Ya, nggak tercanggung juga, sih. Dia emang selalu canggung kalo berhubungan sama Andrew. Nggak tau kenapa, heran Edgar. Pokoknya Edgar kaku, nervous, nggak kuat jiwa pokoknya. "Lo kenapa? Kok diem aja?" tanya Andrew mengernyitkan dahinya bingung. Ya, Edgar kan biasanya berisik, apalagi kalo dipancing-pancing. Tapi, dari tadi Andrew ngomong, malah kayak dikacangin gitu, dijawab juga sekenanya. Andrew nggak

