Edgar berjalan pelan sambil celingukan nyari kamar inap mama Andrew. Kata Ara kamar mamanya ada di nomer 61A, jadi Edgar nyarinya di lorong A dong, bukan lorong B. Ya iyalah:( Saat Edgar lagi asyik mencari ruangannya, tiba-tiba bahu Edgar ditepuk pelan sama seseorang. Edgar pun membalikkan badannya kaget, "E-eh?" "Kamu ngapain di sini?" tanya seorang wanita berumur hampir setengah abad dengan pakaian pasiennya. Wanita itu adalah mamanya Andrew. - "Kamu tau, Gar ...?" Mama Andrew menggantungkan kata-kata lirihnya, "Dulu saya ini wanita karir, memilih laki-laki enggak asal. Sampai akhirnya ketemu sama papanya Andrew yang bikin saya jatuh cinta sampe bener-bener bertekuk lutut sama dia." Mama Andrew menengadahkan kepalanya, melihat langit yang nampak cerah. "Saya tau sejak awal papanya

