22

1005 Words

"Kak," panggil Edgar sambil menoleh ke arah Andrew yang sedang fokus menyetir mobilnya. "Hm?" Andrew bergumam pelan menanggapi panggilan Edgar, "Kenapa, Gar?" tanya Andrew saat melihat Edgar hanya diam tak meneruskan ucapannya. "Um ...." Edgar nampak berpikir. Kentara sekali bahwa Edgar sangat ragu dengan ucapan yang ingin dikeluarkannya saat ini. "Itu ... apa mamanya Kakak nggak pa-pa kalo kita anu ... itu ...." "Pacaran?" sela Andrew saat Edgar terlihat gugup untuk mengucapkan kata sakral tersebut. Edgar masih malu-malu, nggak percaya aja gitu, Edgar bisa jadian sama Andrew yang galak macam anjing herder kayak itu. "Eh, iya! Pacaran!" refleks Edgar membetulkan. "Apa mama Kakak nggak pa-pa kalo kita pacaran? Secara ... kita kan sesama cowok ...." Edgar mengucapkan kalimat akhirnya den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD