Bab 33

1080 Words

Rania duduk di sofa panjang bersama mama mertuanya, sedangkan Putri duduk di sofa tunggal. Ketiga perempuan itu kini tengah menonton sinetron. Mungkin itu sudah menjadi hobi mereka setiap malam. Fajar yang baru saja dari ruangan papanya— membahas persoalan kantor—mencebik kesal saat melihat ketiga perempuan itu. Apalagi saat melihat Rania. Apakah sinetron lebih menarik dari pada wajah tampannya, sehingga istrinya itu sering menganggurkan dirinya. Fajar mendengus kesal. Ia yakin, di dunia nyata pasti jarang di temukan orang seperti di sinetron tersebut. Pernah sekali pria itu menonton sinetron, saking gregetnya dirinya justru malah dibuat geram dan geleng-geleng kepala. Apalagi saat ada adegan si tokoh ditabrak mobil. Si tokoh bukannya minggir, justru malah teriak sehingga ditabrak. Pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD