Pagi ini Rara mulai dengan perasaan yang risau. Gadis itu teringat perkataan gus Rayyan yang akan datang ke rumahnya dengan Ibuk dan Romo yai hari ini. Mama sudah ia beri tahu sejak semalam, dan itu membuat Mama terkejut dan marah. Mama menyalahkan Rara karena tak memberi tau kabar itu dari jauh-jauh hari. Alhasil Rara pun menceritakan semuanya, bercerita bagaimana Gus Rayyan mengajaknya untuk serius tiba-tiba. Dan Mama tentu saja senang, ia juga berdoa, semoga kali ini Rara tidak diberi harapan palsu. Doa mama itu, menjadi amin paling serius bagi Rara. Karena gadis itu juga lelah jika harus merasakan sakitnya patah hati. Setelah mandi dan membersihkan kamarnya, rara berniat untuk menuju ndalem. Karena baru saja Gus Rayyan menyuruh Rara untuk menemuinya. Hari ini Rara kuliah siang, makan

