Hanya menggunakan celana kain tanpa pakaian. Darrel berdiri santai di hadapan Alfa meninggalkan Anne yang tengah meringkuk di sofa membelakangi mereka. Tidak ada wajah bersahabat diantara keduanya. Wajah permusuhan. Kaku dan datar. "Apa maumu, berengsek?!" Darrel menyandarkan tubuhnya didinding kaca seraya bersendekap. "Tidak ada." "Cih, munafik" ucap Alfa, seolah merendahkan Darrel. "Kau sudah memiliki istri, tapi tetap saja bermain wanita. Lihat seberapa berengseknya dirimu, Calderon!" teriak Alfa. Darrel menyeringai, ia bahkan tak merasa terganggu saat Alfa menyebutnya b******k, toh memang kenyataannya. "Kau menyebut wanita itu" Darrel menggerakkan jarinya seolah membuat tanda kutip. "Sungguh? Kuharap kau tidak menyesal nanti, Narendra." "Aku tidak peduli," desis Alfa, matanya mena

