BAB 24

1251 Words

Vanya mengusap wajahnya kasar saat mendengar apa yang Anthea katakan benar-benar diluar dugaannya selama ini. Jenderal memaksa Anthea untuk menikah? Tanyanya lebih kepada dirinya berulang kali. Menarik napas dalam-dalam sebelum menatap Anthea penuh rasa bersalah. "Aku minta maaf, Thea... Maaf tidak bisa menolongmu saat itu." Anthea yang sedang memperhatikan Laxy memakan es krimnya menoleh dan menatap Vanya bingung. "Untuk apa kau meminta maaf, V? Kau tidak memiliki kesalahan apapun disini." "Tapi tetap saja-" Anthea menggeleng cepat kemudian mengelap bekas es krim di kedua sudut bibir Laxy. "Tidak, V. Kau tidak bersalah dan tidak berhak meminta maaf padaku!" Tegasnya kemudian mengacak rambut Laxy. "Kau sangat tampan, Boy..." Laxy mengangguk antusias. "Aku memang tampan. Daddy menurunka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD