Athran membanting pintu mobil dan langsung masuk ke dalam mansion. Meninggalkan Anthea yang terperanjat kaget mendengar suara bantingan mobil. Airo segera keluar dari bangku kemudi sambil membawa payung dan membuka pintu mobil untuk Anthea. Wanita itu keluar dengan hati tak menentu. Seketika, hatinya merasa sedikit kecewa akan sikap Jenderal. Matanya menatap lurus ke dalam mansion dimana punggung sang Jenderal menghilang sebelumnya. Anthea segera melangkahkan kakinya ke dalam kamar dan mendapati Jenderal sedang membuka pakaiannya seolah tak menyadari kehadiran Anthea. Padahal, Anthea yakin bahwa pria itu tahu keberadaan dirinya. "A-aku minta maaf." Anthea menunduk, menatap kedua kakinya yang dilapisi sandal rumahan. Athran menatap isterinya datar. Tangannya bersedekap. Wajahnya mengeras

