Aku menikah diusia muda, bukan tanpa alasan
Aku menikah diusia muda bukan tanpa alasan, karena sebenarnya keinginanku untuk bersekolah dan mengejar karir sangatlah besar. Namun keadaan yang memaksaku untuk berhenti sekolah dan hanya sampai SMP saja.
Karena setelah lulus SMP aku hanya diam di rumah dan sudah mempunyai pacar juga, maka ayahku bertanya apakah akan dilanjutkan ke hubungan uang lebih serius atau tidak karena malu dilihat tetangga. Dengan pemikiran yang masih penuh fantasi aku mengiyakan apa yang disarankan ayahku, karena ku pikir menikah adalah tentang bagaimana aku bisa selalu dekat dengan orang yang aku cintai.
*
*
Setelah beberapa minggu aku dan ayahku berbincang tentang hubunganku dan kekasihku, aku pun memberanikan diri membicarakan itu dengannya
"a (aa, >panggilanku padanya) kata ayah bagaimana tentang hubungan kita" ujar ku dengan ragu saat ditelepon olehnya.
"iya, nanti aa bicarakan dulu dengan orang tua disini" katanya
*
Menunggu kelanjutan tentang bahasannya dengan orang tua dia aku menjalani kehidupanku dengan biasa.
setelah beberapa hari dia datang ke rumah ku dan bicara pada ayahku
"pa, aku berniat mempersunting anak bapak" katanya dengan gemetar, mungkin dia grogi.
"saya menerima niat baik kamu, namun saya menunggu kepastian dan persetujuan dari orang tua kamu, karena ini menyangkut dua keluarga" sahut ayahku dengan nada yang tegas.
"iya, insha allah pa nanti saya bicara kepada kedua orang tua saya" jawabnya meyakinkan.
*
*
Beberapa minggu kemudian dia mengabari ku bahwa dia dan orang tua nya akan datang untuk melamar.
Dia datang hanya bersama ayahnya, perbincangan dimulai tentang bagaimana kelanjutan hubungan ini dan apada akhirnya disetujui bahwa 6 bulan lagi kita menikah.
BERSAMBUNG......