Elia menatap botol Kaca kecil yang masih berisikan wewangian pemberian ibunya dengan wajah lesu, jamuan makan pagi tadi membuatnya menjadi tidak bersemangat terlebih perkataan sepupunya sendiri yang mengatakan bahwa aroma yang di keluarkannya itu sebenanrnya untuk menghoda para bangsawan. Elia tidak menyalakan ibunya untuk usahanya ini tapi, rasa tidak enak hati pada sang Raja mengganggunya takut membuatnya menjadi perempuan yang yang hanya ingin menghoda Raja Theo saja. "Apa bibi harus meminta wewangian lain saja ?" Tanya Aria melihat Elia telah menghela nafas dengan kesekian kalinya sambik terus menatap botol wewangian kecil di tangannya, tidak bersemangat. Mendengarnya membuat Elia hanya menggelengkan kepala menolak hal tersebut "Tidak perlu bibi. Aku tidak ingin ibunda kecewa." "Ja

