Elia menatap langit malam dari jendela membuat hembusan dingin dari udara luar masuk dan menyapa tubuhnya yang hanya di balut dengan gaun tidur tipis, hingga sebuah tangan datang menyelimuti tubuhnya dengan selimut kecil agar tubuhnya itu tidak lagi kedinginan. "Terimakasih bibi." Ucap Elia berbalik menatap Aria yang berdiri di belakangnya dan menatapnya dengan sebuah senyuman hangat yang mengingatkan dirinya pada sosok ibunya. "Masih memikirkan Raja ?" Tanya Aria membuat Elia menggelengkan kepalanya sebelum kembali berbalik ke arah luar jendela dan menatap langit malam yang bertaburkn bintang - bintang di langit. "Tidak. Hanya saja berpikir apa yang akan terjadi esok hari." "Padamu ?" Tanya Aria lagi dengan selipan tawa mendengar ucapan majikannya tersebut, tidak seperti biasanya. Pasa

