Episode 30 | Testpack

1847 Words

Kalista menekan sudut bibir Bima yang lebam akibat pukulan Mahawira. Gadis itu mengoleskan alkohol pada luka goresannya. Bima merintih, lantas mencengkram lengan Kalista. "Sakit, ya?" tanya Kalista. Tangannya berpindah, menyibak rambut Bima yang menutupi dahi. "Maafin Kakak aku, ya." "Kamu bilang apa sama Kakak kamu sampai bisa ngamuk begitu?" tanya Bima. Kepalanya bergerak risih, sedikit menghindari usapan tangan Kalista. "Aku cuma bilang kalau kita akan menikah, dan aku ... h-hamil." Bima mengembuskan napas kasar. "Bagaimana bisa kita hidup berdua sementara pekerjaan aku sudah di ujung tanduk begini? Aku sudah kenapa SP2, di skors selama seminggu tanpa gaji gara-gara berkelahi dan mengganggu kenyamanan pasien." Kalista menghela napas. "Aku bilang aku minta maaf. Aku yakin kamu nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD