Bab 12. Aku Lepas Kendali

1133 Words

Hujan turun sepanjang siang itu. Suasana kantor tampak tenang, sedangkan Damian malah tidak bisa mengendalikan diri. Pikirannya terbang kepada Meysa dan Jo yang entah di mana. Walaupun tak mau terbawa perasaan, nyatanya ia kesal ketika wanita itu dibawa kakak iparnya untuk berobat. “Pasti hanya alibi. Ya, aku tahu itu,” bisik Damian. Pria itu mengurut keningnya karena tidak bisa fokus bekerja. Otaknya benar-benar tidak bisa ia gunakan dengan baik saat ini. Tiba-tiba Damian teringat dengan cardlock milik Jo yang tertinggal. Ia menimang-nimang benda yang sejak tadi ada di kantongnya. Lantas, beranjak. “Aku akan mengeceknya,” ucapnya kemudian. Damian tidak bisa tenang ketika Meysa bersama Jo. Pikirannya benar-benar kacau. Walaupun tidak berhak atas apa pun yang ada pada diri Meysa karena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD