15. Maafin Jumi, Mas!

2104 Words

Lama mereka terdiam. Masing-masing sibuk dengan pikiran mereka. Jumi dengan rasa penasarannya dan Kevin dengan rasa kagum yang berusaha ia tahan di depan Jumi. Kevin benar-benar mengagumi mahluk ciptaan Tuhan yang satu ini. Seumur hidup Kevin, baru kali ini ia benar-benar memuji seorang wanita. Bahkan ibunya saja tidak pernah ia puji dengan tulus. Jujur saja, Kevin mengakui jika ia memang anak yang durhaka. Jumi menatap Kevin lekat. Ada satu pertanyaan lagi yang mengganggu pikirannya. Jawaban Kevin belum membuatnya puas. Kevin hanya menjelaskan awal mula ia datang ke sini dan masih ada hal lain yang ingin ia tahu. Kevin belum menjawab lengkap pertanyaannya. "Mas Kevin jawabnya belum tuntas,"  ucap Jumi setengah merajuk. Kevin menengok pada Jumi yang tengah mengerucutkan bibirnya. Lucu sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD