Episode 59

1081 Words

 Nagata memang sudah ada di tangkap dan menjadi pembersih kuda di istana dan dia  tak bisa lagi mengganggu Raman  tapi dengan hukuman yang diberikan Raman padanya tak membuat nya menyerah sedikit pun, apalagi Raman masih membiarkan seseorang yang juga seharusnya dia bunuh masih berkeliaran di luar Sana. "Harusnya kau lebih cepat menemukan pintu ini, jadi aku lebih cepat untuk keluar." Nagata protes pada sekutunya yang membuat pintu lorong bawah tanah yang bisa di masuki dari luar istana Alas Kemuning dan keluar di bagian tempat kuda itu. "Maaf kan saya yang mulia,kau tau saya menggali dan berada di bawah tanah selama seminggu hanya untuk mu." pria itu membungkuk memberi hormat pada Nagata.  Nagata menariknya ke tembok hingga tubuhnya kesakitan,membekap mulut pria itu dengan sebelah tang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD