Bab 37. Point Darurat

1176 Words

“Ini apa?” Di penthouse Glenn–lebih tepatnya di ruang kerja Glenn, mata Rebecca dibuat melebar oleh pria yang duduk di depannya sedang tersenyum tanpa berdosa. Beberapa lembar kertas yang berjudul besar surat perjanjian langsung mengejutkan Rebecca setibanya di sana. Tidak ada kalimat penjelasan keluar dari mulut Glenn, bahkan ketika Rebecca diajak pulang ke penthouse. Yang ada hanya pemaksaan dari Glenn setelah mendengar langsung keputusan akhir yang begitu diharapkan dari Rebecca. “Kau tidak bisa melihat tulisan besar di awal? Surat perjanjian!” Glenn sengaja berbicara melambat di akhir agar Rebecca mencerna baik-baik ucapannya. Rebecca mendesis kesal. “Aku tahu! Tapi untuk apa?” cetusnya cukup menegangkan urat leher. Dan yang sangat mengejutkannya adalah kapan Glenn membuat surat p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD