Mata Glenn memicing tajam pada Rebecca yang bergerak-gerak di balik gorden, rasa penasarannya semakin meningkat pada Rebecca yang tidak bersuara. “Rebecca! Apa yang kau lakukan di sana?” Glenn mengulangi pertanyaan sembari meraih gorden di mana Rebecca bersembunyi. “Berhenti!” Seketika tangan Glenn membeku atas suara Rebecca yang menghardik tegas, padahal kelima jemarinya telah berhasil meremas gorden yang ingin ditarik. Namun, Glenn mengabaikan ucapan Rebecca. Apalagi ketika Rebecca merampas balik bagian gorden yang Glenn remas, pria itu semakin ingin tahu apa yang Rebecca lakukan di sana. Glenn berakhir meraih kembali gorden itu tanpa memedulikan Rebecca. Glenn tercengang, matanya sudah melebar sementara mulutnya yang terbuka kecil tidak bisa berkata-kata atas apa yang dilihat ol

