Danesh tak menyalahkan Sherin sepenuhnya. Karena memang wajah jika seorang istri merasa cemburu pada mantan pasangan sang suami di masa lalu. Apalagi jika sosok tersebut kembali hadir dan berniat mengacaukan rumah tangganya yang baru seumur jagung. Sungguh ini bukan salah Sherin. Hal yang membuat Danesh tertegun, justru bagaimana bisa istrinya itu percaya begitu saja dengan kalimat sampah yang diutarakan Zila untuk memancing emosinya. Jadi setelah bediam diri beberapa menit, akhirnya ia menyusul Sherin ke kamar. Berharap perempuan tu sudah jauh lebih tenang dari yang sebelumnya. Awalnya, Danesh mengira sang istri akan langsung tidur karena kelelahan berbelanja sore tadi. Akan tetapi tebakannya keliru, bukannya tidur lelap, Sherin justru melamun di balkon ditemani semilir angin malam sendi

