ARIA terbangun tengah malam. Kepalanya sedikit pusing, namun seluruh anggota tubuhnya masih bisa digerakkan semuanya. Perlahan kesadarannya kembali, indera penglihatannya mengenali sebuah kamar yang pernah ditempatinya, rumah yang sejak enam tahun lalu dihuninya. Di sofa dalam kamar, Nara lelap tertidur membuat Aria yang melihatnya menghela napas. Aria kembali mengingat kejadian yang mengakibatkan dirinya berakhir di sini seperti sekarang ini. Aria mengambil selimut di dalam lemari lalu menutupi badan Nara dengan benda itu. Ia sendiri menuju dapur untuk mengambil segelas air putih, namun ia lupa tak ada apapun di sana. Sejak pindah bersama Nara, rumah yang ditempatinya bersama Tante Raina memang tak berpenghuni lagi. "Apa kau haus?" Sebuah suara mengagetkan Aria sesaat, sebelum ia sada

